Novel Terbaru : Novel Kesalahan dan Kegagalan Terbesar Dalam Hidup Ku

Novelrw.Com - Novel Terbaru : Novel Kesalahan dan Kegagalan Terbesar Dalam Hidup Ku Kesalahan dan Kegagalan Terbesar dalam hidup ku, usiaku baru 23 tahun awal tahun baru ini tepat bulan 6 Februari 2016 ulang tahun ku ke 24, sebelumnya aku pernah menulis sebuah List Harapan untuk beberapa tahun kedepan dimulai dari menikah di usia 28 tahun, setelah ketemu seseorang yang cocok mundur jika tidak 24 atau 25 tahun, semua rencana keliling Indonesia, sebelum menikah akan membeli rumah, membeli kendaraan, liburan ke Bali dan membahagiakan seseorang yang sangat ku sayang dengan cara ku sendiri.

Bahkan setelah menikah kami akan menikmati pernikahan kami tanpa harus mempunyai anak terlebih dahulu, rasa optimis itu terus menjadi modal utama semua itu bisa berjalan sempurna, bahkan tanpa disadari memang benar ada sebuah ketetapan tuhan yang tidak bisa dirubah bahkan tanpa disadari pula keoptimiskan ku melupakan doa, kini aku sangat amat percaya kekuatan doa menjadi faktor sangat penting untuk mencapai keberhasilan.

Dalam setiap usaha memerlukan doa yang sangat keras, disini aku merasa sangat gagal dalam mencapai itu semua karena mulai menyampingkan doa dan selalu berkata Optimis, aku percaya semua itu memang adalah pilihan yang sudah aku tentukan, tetapi sadari bahwa semua itu memang murni kesalahan ku, bahkan waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali, kini untuk kesekian kalinya aku terjatuh dalam jurang yang sangat amat dalam.



Bahkan selam 23 tahun aku membangun nama baik dan popularitas semua hilang dalam hitungan jam saja tanpa disadari aku telah gagal, satu hal yang ku punya sekarang kemampuan dan orang yang sudah ku hancurkan hidupnya menemani keterpurukan ku, Itu akan menjadi modal untuk ku bangkit lebih dalam lagi, aku percaya semua itu sudah menjadi ketentuan yang harus diselesaikan untuk kesekian kali aku terjatuh entah untuk kali ini apakah bisa bangkit atau tidak semua belum tahu.

Karena saat ini aku tidak punya apa-apa lagi, bahkan seseorang yang sangat amat ku cintai saja hidupnya ditangan ku hancur, semula aku ingin sekali mewujudkan semua mimpinya menjadi kenyataan tetapi dalam waktu yang bersamaan seolah dia yang kucintai tidak akan pernah bangun dari tidur panjang dan hidup dalam dunia mimpi karena untuk mewujudkan mimpinya aku telah gagal dan gagal.

Dear God, semula ku kira tahun baru ini aku akan bersama orang yang sangat ku cintai tanpa memilikirkan kesedihan lagi, ternyata memang benar manusia hanya bisa berusahan dan ada takdir yang sudah ditetapkan ada juga yang bisa dirubah dengan usaha dan doa yang kita lakukan, mungkin aku selama ini terlalu rasional sampai-sampai kepercayan ku kepada sang pencipta tanpa disadari mengurang, entah apa yang harus aku lakukan saat ini untuk memperbaiki itu semua, yang tersisa hanya kemampuan ku dan dia orang yang telah aku hancurkan hidupnya yang menemani dalam sebuah penderitaan seumur hidup.

Dari apa yang tersisa akan ku gunakan waktu seumur hidup ku dan seluruh kemampun ini agar bisa memperbaiki semuannya, karena satu hal sesuatu yang telah dimulai harus segera diakhiri, karena jika ini sebuah permainan yang tidak bisa dihentikan satu-satunya cara adalah mencapai sampai finish tentu itu akan berakhir, meski menghabiskan seluruh sisa hidup ku aku rela untuk menebusnya dengan semua kemampuan yang tersisa.

Engkau Sang Puteri yang duduk tertunduk lesu disudut tempat tidur mu, tahukah satu hal semua ini adalah kesalahan ku, semua itu karena ku, tidak ada lagi senyum lepas mu dan semua penderitaan itu akan terasa sangat lama, tetapi aku berjanji pada diri ini, janji yang akan aku ingat seumur hidup ku bahwa aku akan memperbaiki semuanya dengan seluruh yang ku punya, "Maaf aku hanya bisa membuat selalu sedih dan sedih bahkan untuk bahagia engaku belum bisa merasakan bersama ku".

Hidup mu seketika semakin terpuruk dengan semua ini, tetapi aku akan tetap percaya bahwa semua kesalahan tidak ada istilah terlanjur rusak, karena setidaknya tidak seharusnya apa yang telah dilakukan malah diperparah, aku pun rasanya sudah malu untuk meminta kepada Mu Ya Rob karena untuk taat saja Hamba mu ini belum bisa bahkan jauh dari Kata Taat. Tetapi aku tidak tahu kemana lagi aku harus kembali dan mengadu tentang semua ulah ku ini.

Aku akan terima jika harus malu seumur hidup, tetapi yang akan ku minta satu hal "Aku ingin bersama orang yang sangat ku sayang yaitu Sang Puteri bersama menghabiskan sisah umur ku di dunia ini bersamanya dan aku tidak peduli lagi apapun yang terjadi asalkan satu hal itu setelahnya aku akan pergi jauh entah kemana, ke kota yang berbeda dimana semua masalah ini akan tertutup tanpa ada satu orang pun yang mengetahuinya.

Untuk menyesal saja rasanya aku sudah tidak pantas lagi, untuk meminta kepada Sang Pencipta juga tidak layak lagi, kini aku merasa sangat sendiri, aku harus sadar mungkin juga semua ini karena aku kurang bersyukur dengan semua yang ku punya, dengan ini Alloh mengambil semua yang sudah aku punya, tetapi jika ini permintaan terahir yang akan dikabulkan aku minta satu hal lagi Ya Rob, Biarkan Aku dan Sang Puteri bersama menghabiskan seumur hidup untuk memperbaiki kesalahan ini dan mengejar akhirat mu amin.

Menangis pun percuma sesuatu yang telah terjadi tidak akan kembali dengan ditangisi, Satu-satunya cara adalah menerima konsekensi yang telah dilakukan dan menyelesaikan semua serta perlahan memperbaiki hidup ini. Aku juga bersyukur kepada Alloh Bahwa semua yang telah terjadi pasti ada hikmahnya mungkin ini cara kami untuk cepat melangsungkan pernikahan. Kalian bingung pasti saat membaca kisah ini tetapi seperti inilah Konflik Hati yang sebenarnya.

Setiap orang mungkin pernah merasakan kegagalan dan kesalahan terbesar dalam hidupnya semua itu tergantung situasi dan kemampuan yang dimiliki, tetapi satu hal yang pasti tidak satu orang pun Alloh biarkan menderita meski orang yang kafir pun masih diberikan semua nikmat, karena aku sangat yakin Alloh Maha Segala-galannya aku tidak mau lagi melakukan kesalahan terbesar seperti ini untuk kali ini akan menjadi yang pertama dan terakhir di hidup ku.

Aku telah melakukan kesalahan dan kegagalan untuk mewujudkan semua mimpi Sang Puteri menjadi kenyataan dan itu adalah kesalahan dan kegagalan terbesar dalam hidup ku yang pernah aku lakukan karena kami sebelum hari ini seperti senja malam dan fajar pagi datang sebentar indah dan bergati gelap, datang sejuk dan berganti siang dan semua akan dimulai dan diakhiri semua tentang hari ini meski lelah pasti akan berakhir terima kasih Tuhan atas Nikmat Mu.

Kita tidak mampu menceritakan secara jelas mengenai kesalahan dan kegagalan hanya sebuah Abstrak tinggal bagaimana kalian menganalisis dan menebak bagaimana suasna hati Penulis saat menulis kisah ini. Aku percaya bahwa setiap ujian tidak akan diberikan di luar batas kemampuan umatnnya, dan aku percaya itu, Tahun Baru yang Bahagia meski dibalut luka kini ku bisa berbagi cerita dengan orang terkasih, terima kasih Tuhan atas semua yang engkau gariskan untuk kisah hidup ku. Mulai hari ini aku tidak akan menghabiskan sisa hidup ini dengan sia-sia lagi.

Subscribe to receive free email updates: