Kumpulan Ucapan Gambar Selamat Hari Pahlawan 10 November 2017

Ucapan Hari Pahlawan 2017. Kumpulan Ucapan Gambar Selamat Hari Pahlawan 10 November 2017 Sebelum melanjutkan membaca mari teman-teman kita sejenak merundukan kepala untuk sisihkan waktu 60 detik untuk mengheningkan cipta, untuk para pahlawan bangsa yang sudah mendahului kita, semoga perjuangan mereka akan menjadi pengingat pesan bahwa apa yang sudah kita nikmati ini bukan sesuatu yang mudah dicapai. Dibalik kehidupan bahagia ada pesan yang mereka titipkan bahwa sebagai generasi penerus kita tidak boleh berangku tangan.

Membangun bangsa adalah tugas generasi penerus, hanya saja sekarang gerasi kita hanya sibuk dengan usaha untuk jadi viral, negera yang tidak pada dunianya hanya semu dan maya, seolah tidak ada manusia, tidak ada kontribusi bagi negara seolah zombie yang tidak beryawa itulah generasi kita, Dihari yang penuh kebahagiaan ini semoga kita generasi penerus bisa terjaga dari tidurnya.

Selama ini mungkin hanya bermimpi saja, belum ada kontribusi untuk negara oleh sebab itu kami merasa semuanya itu sulit diwujudkan jika masih seperti ini saja, admin ingin membuat sebuah naskah yang mungkin akan memaknai hari spesial ini, melalui beberapa informasi yang akan diberikan ada beberapa alasan mengapa kita tidak hanya harus memperingati.

Tetapi juga harus benar-benar mengimplementasikan semua dengan semangat perjuangan, karena tanpa disadari ancaman tentang penjajan akan selalu ada yang berbeda adalah kemasannya saja jangan sampai semua itu menjadi malapetaka bagi bangsa kita dimasa depan. Pada kesempatan kali ini admin akan memberikan beberapa informasi terkait dengan Ucapan Gambar Selamat Hari Pahlawan semogsa bisa menjadi referensi untuk kita semua.

Membuat semangat untuk bejalar, membangun dan berkarya untuk bangsa, nah admin sudah mengemas beberapa informasi terkait dengan Gambar Ucapan Selamat Hari Pahlawan dan Kumpulan Ucapan yang dikemas dalam kritikan membangun semoga bisa menginspirasi anda adapun informasi yang sudah ada kami kumpulkan dari berbagai sumber salah satunya adalah google image untuk lebih seperti berikut ini :



Selamat hari Pahlawan, perjuangan baru saja dimulai kita tidak boleh hanya mengenang tetapi menghayati dan memaknai bahwa semangat perjuangan adalah sesuatu yang harus terus ditularkan sampai saat ini meski kita tidak merasakan secara langsung perjuangan. 

Perjuangan kita saat ini bukan lagi melawan kekerasan tindasan bangsa lain, tetapi dari segi budaya kita harus terus menanamkan agar tidak tergerus dengan globalisasi dan pengaruh dari luar, perjuangan akan selalu terus kita kobarkan. 


Jaman penjajahan memang sudah usai namun tanpa disadari kita sadari pernjajahan terus terjadi di negara kita, dari segi ekonomi, kita masih dijajah dengan cara yang lebih halus seperti impor barang besar-besaran dari luar negeri yang membuat usaha kecil di negara sendiri menjadi bangkrut. 


Hutang negara yang terus bertambah menjadi salah satu penjajahan dari sektor ekonomi yang membuat negara kita terus mengalami devisit anggaran, sebagai gantinya negara lain meminta sejumlah investasi mulai dari tenaga kerja asing yang semakin banyak membuat semakin banyak pengguran di negera kita. 


Dari segi pertahanan kita juga masih dijajah, seperti ditakut-takuti oleh bangsa lain dalam masalah teknologi nuklir, padahal negara lain sebenarnya takut jika negara kita berkembang dengan pesat dari sektor nuklir menjadi negara penguasa di dunia. 


Penjajahan atas nama perjuangan HAM menjadi salah satu penjajan campur tangan negara lain untuk merebut keutuhan Indonesia, seperti kasus konflik perbatasan sampai dengan ke PPB merupakan penjajahan yang tanpa kita sadari negara lain ikut campur mengenai kedaulatan negara yang mengatas namakan HAM. 


Penjajahan lain adalah banyaknya TKI kita yang mau tidak mau dan suka tidak suka harus mencari nafkah di negara lain, bahkan lebih dari itu tanpa disadari orang-orang hebat kita semakin banyak yang membangun negara lain dan meninggalkan bangsa sendiri. 


Yang memiliki potensi dan berkualitas bukan malah di dukung tetapi bangsa kita malah cenderung ingin menyingkirkan, generasi potensial dianggap sebagai ancaman bukan sebagai cikal bakal tidak jarang penemuan, ide, gagasan anak muda kita di kerdilkan dan perlahan habis ditelan waktu. Tidak sedikit dari orang-orang hebat ini pergi ke luar negeri karena lebih mendapatkan dukungan dan pendanaan. 


Yang tua yang berkarya, yang muda belum cukup pengalaman dan sedikit dipecaya dan harus menunggu sampai tua baru diberikan kepercayaan itu merupakan permahalasan penjajahan terhadap gerasi penerus yang harus segara diselesaikan. 


Pemuda yang malas bekerja namun ingin hidup bahagia dan sukses di masa tua, itu salah satu penjajahan yang belum usai, prinsip yang kurang produktif menjadi salah satu hal yang juga harus diperangi oleh kita sebagai generasi muda. 

Jika dijaman penjajahan kartini muda bersikeras sekuat tanaga dan pikiran untuk tetap mendapat penyetaraan atas hak sama dengan para pria, mendapatkan pendidikan, dan pekerjaan yang layak, namun sekarang ini generasi penerus malah berfikir sekolah hanya menghabiskan biaya dan dengan suka rela tidak mau sekolah. memilih jalan pintas menjadi wantia tidak bermartabat agar mendapatkan sukses besar. Itu salah satu perjuangan yang harus segera kita ingatkan. 


Jika bung karno mengatakan menjadi jati diri Indonesia adalah kebanggan, sekarang ini justru kita hanya fisik saja yang nasionalis"tinggal di Indonesia namun semua hal sudah kebarat-baratan, apakah itu semangat pahlawan. 


Mereka yang punya kemampuan luar biasa di Indonesia hanya dibayar biasa, setelah pergi ke negara tetangga, negara mengatakan tidak punya norma, padahal di negera sendiri tidaklah dihargai, hari pahlwan dimaknai dari semua aspek. 


Disaat rakyat mempercayakan semua suara kepada wakilnya untuk terus mengisi perjuangan ini, mereka yang dipercaya malah justru menghancurkan negara dengan beramai-ramai menghabiskan uang negera untuk kepentingan golongan saja bukan atas nama rakyat, Memang mungkin Indonesai belum merdeka. 


Tugas kita sebagai generasi mudah ternyata jauh lebih berat luar biasa karena penjajahan sekarang tidak nampak perlahan menyerang moral bangsa dari generasi muda dengan mencoba adu domba dan berlomba menjadi nomor 1 bagi golongannya. 


Siapa lagi yang harus kita percaya para pemimpin banyak yang berdusta tidak ada lagi yang mencoba jujur bersuara untuk rakyat, seandanya ada mereka mencoba ramai-ramai menyingkirkan agar masuk dalam penjara. Kritik pedas untuk bangsa semoga kita memang memaknai hari pahwalan yang sesungguhnya. 


Para pendahulu pun tertunduk lesu melihat gerasi saat ini menjadi lebih suka dan mencintai negara lainnya, karena ulah pemimpinnya yang terus mencoba mengajak hanya golongan mereka saja sementara yang lain tersisihkan jauh diluar sana. 


Seolah tak percaya ekonomi kita pun ikut diatur negara lain yang berjasa deretan orang asing sibuk mengeruk harta dan membangn negara mereka sementara sisa dari itu semua tinggal sampah, pedihnya perjuangan masa kini perjuangan baru saja dimulai.



Kita memang tidak melalui masa perjuangan secara langsung seperti para pahlawan kita dulu berjuang keras mengorbankan apa saja demi menjaga Indonesia, mereka yang marah tanpa berpaling muka, berbeda dengan sekarang seoalah marah depan publik namun dibelakang tersenyum bahagia dan tidak peduli apa-apa. Nampaknya kita belum sepenuhnya merdeka seperti para penerus kita.

Memerangi kemunafikan para pejabat negara sangatlah sulit, belum lagi korupsi melanda dimana-mana semua kebijakan diatur oleh negara tetangga, lalu bagaimana nasib kita kedepan, apakah kita tatap mewarisi semangat para pahwalan tidak ada kemunafikan dalam diri para pejuang tidak seperti sekarang.

Itulah sepenggal kritik pedas untuk membangun negara bahwa kita sebenarnya memiliki tugas yang sama bahkan mungkin akan lebih berat, jika kita tidak memaknai hari ini dengan penuh suka cita negara kita akan rapuh dimakan oleh sifat yang dapat menghancurkan negara, jangan sampai negara kita hanya negara boneka saja.

Semoga pesan para pahlawan dimasa senja dulu tetap akan selalu ada dalam hati dengan segenap jika, itulah sedikit rasa bahagia menyambut hari pahlawan, kita doakan semoga para pahlawan Indonesia akan mendapatkan tempat sebaik-baiknya di surga dan tetap mewariskan semangatnya kepada kita dan gerasi seterusnya.

Subscribe to receive free email updates: